ojk
Home » Ekonomi » Bukan Hanya Penyerapan, Ini pun Jadi Tugas Bulog

Bukan Hanya Penyerapan, Ini pun Jadi Tugas Bulog

(jabartoday.com/erwin adriansyah)

JABARTODAY.COM – BANDUNG — Tahun ini, kemarau culup lama terjadi di tanah air. Efeknya, sejumlah daerah, termasuk Jabar, mengalami kekeringan. Informasinya, sekitar 25 ribu areal persawahan di Tatar Pasundan mengalami kekeringan.
Namun, bagi Perum Bulog, hal itu tidak menjadi kendala. “Tugas kami bukan hanya penyerapan dari petani. Ada hal lain yang tidak kalah pentingnya, yaitu bagaimana menjaga sistem distribusi secara tepat, efektif dan stabilisasi harga jual supaya harga jual kepada konsumen tidak melebihi HET (Harga Eceran Tertinggi),” tandas Kepala Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Jabar, Achmad Ma’mun, Kamia (18/10).
Mantan Timnas Bolavoli Sea Games 1980-an ini meneruskan, pemerintah menetapkan HET beras medum senilai Rp 9.450 per kilogram. Sedangkan HET beras premium, lanjutnya, nominalnya Rp 12.800 per kilogram.
Soal penyerapan, Achmad Ma’mun mengungkapkan, hingga kini, terus berlangsung walau beberapa daerah mengalami kekeringan. Volumenya, ujarnya, sebanyak puluhan ribu ton. Tepatnya, ucap dia, sekitar 54 ribu ton.
Mengenai ketersediaan, Achmad Ma’mun, menegaskan, masyarakat Jabar tidak perlu khawatir. Pasalnya, bebernya, ketersediaan beras di Jabar aman. “Insyaallah mencukupi kebutuhan hingga 8 bulan lebih. Volumenya 242 ribu ton,” pungkas dia.  (win)

Komentar

komentar