ojk
Home » Ekonomi » Jurus PLN Sikapi Gempa Lombok

Jurus PLN Sikapi Gempa Lombok

Petugas PT PLN (Persero) melakukan pengecekan sekaligus perbaikan dan perawatan pasca gempa berkekuatan 7 skala richter di Lombok. (jabartoday.com/ISTIMEWA)

JABARTODAY.COM – BANDUNG –– Belum lama ini, publik di tanah air dikejutkan oleh terjadinya gempa berkekuatan magneto 7 atau 7,0 skala richter, yang mengguncang bumi Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Tentunya, gempa berkekuatan besar itu menimbulkan berbagai dampak, tidak terkecuali yang berkaitan dengan pasokan energi listrik.

Melihat kondisi itu, PT OLN (Persero) melakukan sejumlah upaya untuk menyikapi kondisi terkini di wilayah itu.

‘Kami bergerak cepat menangani gangguan pasokan listrik akibat guncangan gempa bumi berkekuatan 7,0 SR yang terjadi di Lombok dan sekitarnya,” tandas Direktur Bisnis Regional Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara PLN Djoko R. Abumanan, dalam keterangan resminya, Senin (6/8).

Dikatakan, di Lombok, pihaknya hanya melayani 50 Mega Watt (MW) dari 99 MW. Saat ini, ungkapnya, pasokan listrik yang masih padam sebesar 26 MW. Padamnya pasokan itu, jelasnya, karena adanya perbaikan jaringan listrik dan pembangkit yang terkena dampak gempa.”Yang kembali normal 100 persen adalah Sumbawa dan Bima,” tuturnya.

Untuk pemulihan kondisi pasokan listrik di wilayah NTB, Djoko melanjutkan, pihaknya mengerahkan tim pasca gempa bumi. Pihaknya, sambung dia, melakukan pendataan kerusakan sekaligus upaya-upaya perbaikan.

Secara bertahap, sahutnya, pihaknya memulihkan pasokan listrik di daerah padam sesuai SOP saat penanganan pasca bencana. “Para petugas tetap mengutamakan keamanan sebagai langkah antisipasi gempa susulan,” jelas Djoko.

Pasca gempa, beber Djoko, beberapa daerah di Lombok yang padam, antara lain, Kota Mataram, Lombok Tengah,  sebagian besar Lombok Timur. Akan tetapi, imbuh dia, saat ini, pasokan listrik di daerah-daerah itu kembali normal.

Meski demikian, tambahnya, ada beberap daerah lain yang masih mengalami pemadaman. “Yaitu Kabupaten Lombok Utara dan sebagian Lombok Timur bagian utara. Pemadaman itu, jelasnya, akibat  beberapa infrastruktur jaringan dan gardu rusak.

“Pastinya, kami terus memonitor dan berkoordinasi dengan unit-unit pelayanan di wilayah NTB. Kami pun membuka posko di sekitar wilayah terdampak dan segera memberikan bantuan penanganan bagi korban gempa bumi,” tutup Djoko.  (win)

Komentar

komentar