Home » Ekonomi » Dorong E-Sport, Ini Dukungan Telkom

Dorong E-Sport, Ini Dukungan Telkom

Grand Final Wifi.Id e-Sport Competition 2018, di WICO CAFE Grapari Telkom Group Supratman Bandung, belum lama ini.
(jabartoday.com/ISTIMEWA)

JABARTODAY.COM – BANDUNG — Seiring dengan perkembangan teknologi, sejak beberapa tahun terakhir, olah raga digital alias electronic sport (e-Sport) pun turut berkembang. Buktinya, di Indonesia  bermunculan tim e-Sport. Bahkan beberapa di antaranya yang sukses meraih prestasi sala sejumlah ajang e-Sport internasional.

Melihat hal itu, sebagai industri berbasis teknologi, PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) Tbk (Persero) ternyata punya concern  terhadap e-Sport. Buktinya, demi mendukung perkembangannya, PT Telkom (Persero) Regional 3 Jabar menghelat Wifi.Id e-Sport Competition 2018, yang sebenarnya, bergulir sejak Maret 2018.

Ivan Wiryawan, Operation Senior Manager Consumer Marketing PT  Telkom Tbk (Persero) Regional 3 Jabar, mengemukakan, kompetisi e-Sport ini merupakan bentuk nyata kepedulian industri strategis Merah Putih itu dalam mengembangkan e-Sport. Apalagi, sahutnya  e-Sport menjadi cabang eksebisi dalam pentas Asian Games 2018.

“e-Sport bukan sekadar permainan atau game, melainkan sebuah aktivitas yang dapat menghasilkan sebuah prestasi. Bahkan, tidak tertutup kemungkinan, atlet e-Sport menjadi pemain professional,” tandas Ivan dalam Grand Final Wifi.Id e-Sport Competition 2018, di WICO CAFE Grapari Telkom Group Supratman Bandung, belum lama ini.

Sementara itu, pada babak grand final, 12 tim berlaga demi menjadi yang terbaik. Mereka tampil pada grand final merupakan klub Juara tingkat cluster area Kabupaten dan Kota Jabar.

Ke-12 klub itu antara lain, 3 tim asal Kota Bandung, yakni Arena Gaming, GBHN, dan Sunda Scary (Kota Bandung). Lalu, 3 skuad asal Kota Cimahi, yaitu WRJL, MIB, dan Sure EZ. Berikutnya, 3 tim asal Tasikmalaya, yaitu Dream Team, WTF, dan Revolt Seven. Tiga tim lainnya  asal Kota Cirebon, Kota Karawang, dan Kota Sukabumi, yaitu Unity, Phoenix Pro, serta Fate.

Dalam babak puncak, Fate menjadi jawara dan berhak merengkuh trofi plus uang pembinaan Rp 5 juta. Posisi runner up ditempati Unity, yang berhak atas trofi serta uang pembinaan Rp 3,5 juta. Sedangkan posisi ke-3, diraih Arena Gaming, yang berhak meraih trofi ditambah uang pembinaan Rp 2 5 juta.  (win)

Komentar

komentar