ojk
Home » Ekonomi » Jumlah Pengguna Transaksi Online Melejit

Jumlah Pengguna Transaksi Online Melejit

Jajaran PT Telkom Regional Jabar menyerahkan 2 unit sepeda motor kepada pemenang Undian Paket Imlek, yang pada Ramadan tahun ini, program undian kembali digelar, sebagai apresiasi bagi para pelanggan.
(jabartoday.com/erwin adriansyah)

JABARTODAY.COM – BANDUNG — Perkembangan teknologi informasi berbasis digital memungkinkan publik beraktivitas lebih efektif dan efisien. Karena itu, pemerintah menggulirkan program Indonesia Digital Network (IDN).

Sebagai industri strategis Merah Putih, PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) Tbk (Persero) mendukung program tersebut melalui sejumlah produknya. Di antaranya, IndiHome.

“IndHome merupakan wujud kami mendukung program pemerintah demi meningkatnya kesejahteraan masyarakat,” tandas Ivan Wiryawan, Operation Senior Manager Consumer Marketing PT  Telkom Tbk Regional 3 Jabar, pada Pengundian IndiHome Paket Imlek di Wifi.id Corner, Jalan Supratman 62 Bandung, Selasa (8/5).

Dalam acara yang mempersembahkan hadiah berupa 2 unit Yamaha NMax dan diraih 2 warga Kota Bandung, Sumirat, dan Reni Yuniarti itu, Ivan menjelaskan, produk IndiHome memungkinkan masyarakat untuk lebih mudah beraktivitas, seperti bisnis, karena produk itu mencakup pelayanan internet.

Di tempat sama, Hendrawan General Manager PT Telkom Tbk (Persero) Wlayah Telekomunikasi (Witel) Bandung Barat, mengiyakan bahwa internet dapat memudahkan siapa pun beraktivitas, termasuk dalam hal bertransaksi. Diutarakan, saat ini, di Indonesia, terdapat sekitar 135 juta pengguna internet. Sekitar 90 juta di antaranya, memanfaatkan internet sebagai sarana bertransaksi. “Jumlah transaksi via internet tumbuh signifikan, sekitar 40-50 persen,” kata dia.

Menurutnya, pesatnya pertumbuhan itu karena, utamanya PT Telkom Tbk (Persero) melakukan sejumlah upaya pengembangan. Di antaranya, ungkap dia, berinvestasi guna membangun sejumlah fasilitas dan sarana infrastruktur di berbagai daerah. Itu, katanya, demi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Soal persaingan antar-operator internet, Tedi Hartadi, General Manager PT Telkom Tbk (Persero) Witel Bandung, mengimbuhkan, pihaknya tidak mengkhawatirkan. Pasalnya  tegas dia, pihaknya lebih mengedepankan kualitas produk dan pelayanan.

“Saat ini, ada sekitar 30 operator internet di Bandung. Tentu, demi meraih pelanggan, tidak tertutup kemungkinan terjadi persaingan tarif. Memang, tarif penting. Tapi, bagi kami, yang lebih penting dan utama adalah kualitas dan pelayanan prima kepada pelanggan,” paparnya.

Karenanya, pungkas dia, pihaknya senantiasa memberi apresiasi kepada para pelanggannya. Satu di antaranya, tutupnya, melalui program Paket Undian Berhadiah, yang pada Ramadan tahun ini pun, segera bergulir. (win)

Komentar

komentar