Home » Ekonomi » Butuh Waktu 75 Menit Normalkan Cipeundeuy-Cirahayu

Butuh Waktu 75 Menit Normalkan Cipeundeuy-Cirahayu

(jabartoday.com/erwin adriansyah)

JABARTODAY.COM – BANDUNG — Tingginya curah hujan selama beberapa hari terakhir membuat terjadinya berbagai musibah di sejumlah titik. Sebagai bukti, Selasa (14/11) malam, sekitar pukul 19.15, jalur kereta, tepatnya antara Stasiun Cipeundeuy-Cirahayu kilometer 239+3/4, terdapat longsoran.

“Benar. Itu kami terima berdasarkan lapiran masins Mutiara Selatan. Prediksi kami, longsoran itu sebagai dampak curah hujan yang tinggi,” tandas Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) Daerah Operasional (Daop) 2 Bandung, Joni Martinus, Rabu (15/11).

Efek longsoran itu, aku Joni, menyebabkan jadwal perjalanan 2 rangkaian kereta, Mutiara Selatan (Bandung-Surabaya) dan Kahuripan (Bandung-Blitar), tertahan. Diutarakan, Mutiara Selatan mengalami keterlambatan sekitar 45 menit karena tertahan di Stasiun Cirahayu. Sedangkan perjalanan Kahuripan, yang tertahan di Stasiun Warung Bandrek, terlambat 30 menit.

Agar jalur itu kembali normal, Joni menegaskan, pihaknya langsung bereaksi dan bergerak cepat. Lembaga BUMN ini langsung mengerahkan The Flying Gang didukung regu Resor Ciawi untuk mengatasi longsoran tersebut. Pihaknya pun, sambungnya, mengoperasikan 2 unit alat berat untuk mempercepat proses normalisasi.

“Alhamdulillah, proses normalisasi berlangsung cepat, sekitar 75 menit, dan berjalan lancar. Normalisasi berlangsung mulai 19.15 dan pada 20.37, jalur kembali normal. Kini, jalur itu dapat dilintasi,” tutupnya. (win)

Komentar

komentar