Home » Ekonomi » Bareng Arab Saudi, Pindad Siap Garap Energi Listrik

Bareng Arab Saudi, Pindad Siap Garap Energi Listrik

Dirut PT Pindad (Persero), Abraham Mose.
(jabartoday.com/net)

JABARTODAY.COM – BANDUNG — Menjalin kolaborasi dan kerjasama dapat menjadi sebuah opsi atau kiat mendongkrak performa dan kinerja bisnis. Langkah itu pun ditempuh PT Pindad (Persero).

Industri strategis Merah Putih itu menyatakan siap menghasilkan produk berkaitan dengan energi listrik. Adalah Arab Saudi yang menjadi partner lembaga BUMN itu untuk menggarap peralatan elektrik kelistrikan.

“Bersama perusahaan Arab Saudi, Al-Fanar Company, kami berencana membangun peraltan listrik yang berkapasitas hingga 300 mega watt (MW) generator. Ini adalah upaya kami mendukung program 35.000 MW,” Direktur Utama PT Pindad (Persero), Abraham Mose.

Kolaborasi dengan Al-Fanar Company itu, tutur mantan nahkoda PT Len Industri (Persero) ini, tertuang dalam sebuah kesepakatan berupa MoU (Memorandum of Understanding). Menurutnya, kerjasama yang pada tahap awal berupa joint production dan joint marketing serta bernilai investasi Rp 68 miliar tersebut merupakan bagian bisnis industrial, yang punya kontribusi positif pada kinerja PT Pindad (Persero). Diutarakan, selama ini, bisnis industrial berkontribusi 15 persen total kontrak.

Abraham menerangkan, tentunya, pihaknya memutuskan memproduksi peralatan energi itu bukan tanpa dasar. Dia berpendapat, salah satu alasannya yaitu potensi pasar yamg terbuka. Prediksinya, sahut Abraham, dalam 5 tahun mendatang, potensi pasar electricial manufacture mencapai Rp 6,5 triliun. “Kami mencoba untuk meraih 20 persennya. Itu angka yang baik untuk meningkatkan income yang bersumber pada bisnis industrial,” tutupnya.

Vice Chairman Alfanar Company Sabah Mohammed Almutlaq menilai jalinan kesepakatan ini merupakan momen bisnis yang sangat positif. Terlebih, seru Al-Mutlaq, manufaktur elektrikal yang menjadi garapannya.

Pihaknya, tegas dia, optimistis bahwa kerjasama ini berlanjut pada level selanjutnya dan berkelanjutan. “Kami yakin, pada 2018, joint venture dengan PT Pindad (Persero) bisa terlaksana,” pungkasnya. (win)

 

Komentar

komentar