Home » Ekonomi » KA Bandung-Jakarta Digandrungi

KA Bandung-Jakarta Digandrungi

(jabartoday.com/net)

JABARTODAY.COM – BANDUNG — Banyaknya proyek pembangunan infrastruktur, sepertinya memberi berkah bagi PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero). Pasalnya, adanya proyek infrastruktur itu, arus lalu lintas pun menjadi padat, bahkan tidak jarang terjadi kemacetan.

Karenanya, tidak sedikit masyarakat yang beralih menggunakan kereta. Kondisi itu membuat adanya pergeseran penggunaan kendaraan, baik pribadi maupun umum pada kereta. Efeknya, okupansi penumpang kereta pun melejit cukup signifikan.

“Memang benar. Dalam beberapa waktu terakhir, okupansi, utamanya, rute Bandung-Jakarta, meningkat. Kemungkinan besar, ini terjadi karena kereta menjadi alternatif sebagai efek adanya pergeseran penggunaan kendaraan, baik pribadi, maupun umum sehubungan dengan berlangsungnya sejumlah proyek infrastruktur, yang membuat arus lalu lintas padat dan waktu tempuh menjadi sekitar 4-5 jam,” tandas Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) Daerah Operasional (Daop) 2 Bandung, Joni Martinus.

Menurutnya, rata-rata, peningkatan okupansi kereta Bandung-Jakarta, sekitar 20 persen. Saat ini, kata Joni, okupansi penumpang Bandung-Jakarta sekitar 80 persen. Puncaknya, ucap dia, terjadi saat momen Idul Fitri 2017. “Saat ini, setiap harinya, kami melayani sebanyak 4 ribu penumpang dari Bandung ke Jakarta,” sambung Joni.

Diutarakan, sepertinya, waktu tempuh perjalanan Bandung-Jakarta yang menjafi lebih lama itu membuat masyarakat, yang di mayoritas pekerja, pengusaha, dan sebagian wisatawan, memilih menggunakan kereta. Pasalnya, terang Joni, waktu tempih perjalanan menggunakan kereta relatif lebih cepat, yaitu sekitar 3 jam perjalanan.

Adanya kondisi itu, tuturnya, membuat pihaknya menambah rangkaian. Itu terjadi, tukasnya, sejak masa Angkutan Idul Fitri 2017. Awalnya, ujar Joni, pihaknya mengoperasikan 7 rangkaian Argo Parahyangan. Namun, tingginya permintaan, sambungnya, penambahan rangkaian terus berlanjut.

“Kami menambah 3 rangkaian kereta api premium berkapasitas 768 seat per rangkaian. Ini demi memenuhi kebutuhan,” sahut dia. Bahkan, ungkapnya, apabila weekend, beber Joni, pihaknya memberangkatkan 13 rangkaian kereta, yang terdiri atas 10 rangkaian Argo Parahyangan, yang bertarif Rp 120-130 ribu, dan 3 kereta premium, yang tarifnya Rp 70-90.ribu. (win)

 

 

Komentar

komentar