Home » Ekonomi » Recovery Satelit Oke, Konektivitas Normal Lagi

Recovery Satelit Oke, Konektivitas Normal Lagi

(jabartoday.com/net)

JABARTODAY.COM – BANDUNG — Beberapa waktu lalu, aktivitas transaksi melalui Anjung Tunai Mandiri (ATM) milik sejumlah perbankan BUMN, yautu PT Bank Mandiri Indonesia Tbk (Persero), PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk ( Persero), PT Bank Negara Indonesia (BNI) Tbk (Persero), dan PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk (Persero), mengalami gangguan. Itu terjadi karena adanya kendala teknis pada Satelit Telkom 1 milik PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) Tbk (Persero). Adanya hal itu, PT Telkom Tbk (Persero) langsung melakukan berbagai upaya perbaikan. Hasilnya, proses service recovery lancar.

“Kami bersyukur karena  konektivitas sebanyak 14.689 sites dari total 15.019 sites layanan pelanggan Satelit Telkom 1 kembali pulih. Ini berarti sebanyak 98 persen pelayanan konektivitas pelanggan berfungsi normal. Kami optimistis, semuanya tuntas dalam waktu tidak lama lagi,” tandas Direktur Utama Telkom Alex J Sinaga, dal keterangan reaminya.

Service recovery ini, ujar Alex, tuntas karena adanya dukungan berbagai pihak. Antara lain, sebutnya, Kementrian BUMN, Kementrian Komunikasi dan Informasi, BRTI, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia, dan seluruh stake holder.

Dalam melakukan service recovery itu, Alex menyatakan, agar maksimal, lihaknya mengerahkan segala upaya. Di antaranya, menerjunkan 2.195 petugas yang selalu siaga dan bekerja keras selama 7 x 24 jam.

Kembali normalnya konektivitas itu terbukti oleh berfungsinya lagi pengoperasian ATM milik perbankan BUMN tersebut ditambah 1 perbankan swasta nasional, Bank Central Asia (BCA). Pihaknya, aku Alex, mendapat informasi bahwa jaringan pelayanan ATM BCA kembali normal 100 persen. Begitu pula dengan ATM PT Bank Mandiri Tbk (Persero), PT BRI Tbk (Persero), PT BNI Tbk (Persero), dan PT BTN Tbk (Persero).

Alex menyatakan, Telkom melayani total 15.019 sites pelayanan pelanggan. Sebanyak 11.574 sites merupakan sistem pelayanan ATM. Sisanya, sambung dia, sejumlah 3.445 sites, adalah pelayanan Non ATM. (win)

Komentar

komentar