Home » Ekonomi » Ini Prediksi BPS Soal Ekonomi Jabar

Ini Prediksi BPS Soal Ekonomi Jabar


JABARTODAY.COM – BANDUNG — Menutup paruh perdana 2017, pertumbuhan ekonomi, khususnya, di Jabar, masih belum terlihat tanda-tanda menggeliat. Itu terlihat pada hasil survey Badan pusat Statistik (BPS) Jabar. Data BPS menunjukkan bahwa perekonomian Jabar mengalami stagnasi pada triwulan II tahun ini.

“Periode Maret-Juni tahun ini, Jabar mencatat pertumbuhan ekonomi 5,29 persen. Angka itu sedikit lebih baik daripada triwulan I 2017, yang besarnya 5,28 persen,” tandas Kepala BPS Jabar, Dody Herlando.

Menurutnya, ada beberapa hal yang memicu terjadinya stagnasi ekonomi di Jabar. Antara lain, sebut dia, terpukulnya kinerja ekspor. Sejumlah sektor industri, yang selama ini, menjadi andalan ekspor, ujar dia, melambat. Misalnya, sahut Dody, sektor tekstil dan otomotif yang mengalami pelemahan ekspor.

Selain itu, lanjutnya, kinerja dan performa industri pun melambat, termasuk di sejumlah daerah industri, yaitu Karawang, Bogor, Bekasi, termasuk Bandung Raya. Imbasnya, tutur Dody, ekonomi Jabar melemah, walaupun secara keseluruhan masih melebihi angka nasional.

Melihat kondisi itu, Dody menyatakan, pihaknya memprediksi ekonomi Jabar pada periode Juli-September 2017 masih berpotensi stagnan. Indikatornya, seru Dody, tercermin dalam indeks tendensi konsumen yang stagnan pada level 102,19.

“Ekonomi Jabar dan nasional masih sangat terpengaruh global. Indonesia selalu punya kebergantungan pada perkembangan ekonomi global, termasuk ekspor dan impor. Harapan kami, kondisi membaik pada triwulan selanjutnya,” tutup Dody. (win)

 

Komentar

komentar