Home » Ekonomi » Tinggi, Indeks Literasi dan Inklusi Jabar

Tinggi, Indeks Literasi dan Inklusi Jabar

Sarwono, Kepala OJK Kantor Regional Jabar
(jabartoday.com/erwin adriansyah)

JABARTODAY.COM – BANDUNG — Demi menggerakkan sekaligus mendorong roda perekonomian, khusus sektor jasa keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus melakukan berbagai langkah untuk meningkatkan inklusi dan literasi keuangan. Hal itu pun dilakukan Kantor OJK Regional Jabar.

“Alhamdulillah, saat ini, indeks literasi dan inklusi keuangan di Jabar relatif tinggi. Capaian angkanya melampaui rata-rata nasional,” tandas Kepala Kantor Regional 2 Jabar Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Sarwono, usai penandatanganan kerjasama antara OJK dan Sekolah Bisnis Manajemen (SBM) ITB, di Jalan Gelap Nyawang Bandung, baru-baru ini.

Sarwono mengutarakan, di Jabar, indeks literasi keuangannya 35 persen. Sedangkan indeks inkulisi keuangan, sambung dia, mencapai 68 persen. Saat ini, ungkapnya, rata-rata nasional inklusi keuangan sjumlah 67,8 persen. Sementara, indeks literasi keuangan, pada 2016, rata-rata level nasional 29,6 persen.

Menurutnya, sejauh ini, masyarakat awam hanya mmengetahui bahwa lembaga keuangan itu hanya perbankan. Masyarakat belum paham bahwa ada juga instrumen yang merupakan produk lembaga keuangan non-perbankan, semisal asuransi, pasar modal, dana reksa, dan lainnya. Karenanya, tegas Sarwono, meski inklusi dan literasi keuangan mengalami peningkatan, pihaknya berkomitmen untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Harapannya, cetus Sarwono, pihak kampus pun aktif membantu peningkatan literasi keuangan ini. Untuk itu, ujarnya, pihaknya mengedukasi para civitas akademika berkaitan dengan instrumen-instrumen jasa keuangan, baik produk perbankan maupun non-perbankan.  (win)

 

Komentar

komentar