Home » Ekonomi » Kembangkan Persinyalan, Ini yang Jadi Mitra Duo BUMN 

Kembangkan Persinyalan, Ini yang Jadi Mitra Duo BUMN 

Direktur Utama PT Len Industri (Persero), Zakky Gamal Yasin (kanan) Direktur Utama PT KAI (Persero), Edi Sukmoro (kiri), dan Board Member SIEMENS, Jochen Cedrik Neikeeickholt (tengah) menandatangani kerjasama pengembangan sistem persinyalan KRL jabodetabek terbaru.
(jabartoday.com/ISTIMEWA)

JABARTODAY.COM – BANDUNG — Menjalin kemitraan dan kerjasama dalam hal mengembangkan produk demi mendongkrak konerja, dapat menjadi opsi sebuah lembaga. Jalinan kerjasama dan kemitraan pun ditempuh duo BUMN, PT Len Industri (Persero) dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero)

Sejauh ini, industri strategis BUMN itu menjalin kerjasama dengan sejumlah negara. Yang terkini, lembaga yang bermarkas di Jalan Soekarnohatta Bandung itu menggandeng 2 lembaga untukenjadi partnernya. Satu di antaranya, industri asal Bavaria Jerman, Siemens. Satu lainnya, Pt Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero).

“Kerjasama itu berupa peningkatan sistem persinyalan kereta rel listrik (LRL) Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi (Jabodetabek) versi terbaru,” tandas Manajer Komunikasi Korporasi PT Len Industri (Persero), Donny Gunawan, dalam keterangan resminya belum lama ini.

Donny mengemukakan, dalam kerjasama bidang pengembangan fasilitas perkeretaapian nasional, yang ditandatangani Direktur Utama PT Len Industri (Persero), Zakky Gamal Yasin, Direktur Utama PT KAI (Persero), Edi Sukmoro, dan Board Member SIEMENS, Jochen Cedrik Neikeeickholt, di Hamburg Jerman, itu, pihaknya menyediakan fasilitas produksi dan tenaga ahli. Proses pengerjaan produksi fasilitas operasi perkeretaapian, ungkap Donny, rencananya, berlangaung di Len Technopark Subang.

Donny berpendapat, kerjasama segitiga ini merupakan sebuah langkah strategis untuk meningkatan pemanfaatan konten lokal, sekaligus transfer teknologi, global supply chain, dan pabrikasi fasilitas operasi perkeretaapian di tamah air. “Harapannya, sinergi BUMN ini (PT Len-PT KAI-Siemens) sistem pelayanan dan keselamatan perjalanan kereta api, utamanya wilayah Jabodetabek menjadi lebih baik,” tutup Donny. (win)

 

 

Komentar

komentar