Home » Ekonomi » Stok Aman, Jabar Pasok Provinsi Lain

Stok Aman, Jabar Pasok Provinsi Lain

(jabartoday.com/erwin adriansyah)

JABARTODAY.COM – BANDUNG — Sejauh ini, di Indonesia, terdapat beberapa sentra beras. Di antaranya, Jabar, Jateng, Jatim, Lampung, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Sulawesi Selatan. Tidak heran, selaku satu di antara sentra produksi beras, Jabar mencatat stok beras yamg tergolong aman.

“Hingga kini, penyerapan terus bergulir. Rata-rata, penyerapan mencapai 3-4 ribu ton per hari. Total penyerapan, sejauh ini, mencapai 255 ribu ton,” tandas Abdul Muis, Kepala Perum Bulog Jabar, di Graha Sativa Perum Bulog Jabar, Jalan Soekarnohatta Bandung.

Diutarakan, tahun ini, tatar Pasundan mendapat amanat dan tugas pemerintah pusat untuk melakukan penyerapan bervolume besar. Pemerintah, ungkapnya, menargetkan penyerapan, khusus Jabar, sebanyak 611 ribu ton. “Sekitar 579 ribu ton merupakan medium, sisanya beras komersil,” kata Abdul Muis.

Pihaknya, tegas Abdul Muis, optimis Jabar mampu merealisasikan target penyerapan yamg dicanangkan pemerintah. Itu karena, jelasnya, penyerapan, termasuk pada masa panen gadu, terus berlangsung.

Apabila rata-rata penyerapan 3 ribu ton per hari, jelasnya, dalam 1 bulan penyerapan mencapaj 90 ribu ton. Artinya, sambung dia, jika volume kondisinya terus stabil, hingga 5 bulan mendatang, pihaknya mencatat potensi penyerapan sebanyak 450 ribu ton. “Bila itu terealisasi, berarti, target pemerintah punt tercapai,” seru Abdul Muis.

Soal ketahanan, Abdul Muis menyatakan, ketersediaan beras Jabar yang tersimpan pada gudang-gudang Bulog, dapat mencukupi kebutuhan hingga 8 bulan atau sampai Maret 2018.

Ketercukupan itu pula, ungkapnya, yang membuat Jabar menjadi pemasok beras bagi beberapa provinsi lain, seperti Nangroe Aceh Darussalam (NAD), Kalimantan, Sumatera, dan Papua. Sejauh ini, ucapnya, sebanyak 150 ribu ton beras didistribusikan Jabar ke sejumlah provinsi lain. “Bahkan, kami segera mengirimkan 20 ribu ton beras berikutnya ke daerah lain,” pungkas Abdul Muis. (win)

 

Komentar

komentar