Home » Ekonomi » Soal Perbankan, Ini Keinginan OJK

Soal Perbankan, Ini Keinginan OJK

Sarwono, Kepala OJK Kantor Regional Jabar
jabartoday.com/erwin adriansyah

JABARTODAY.COM – BANDUNG — Tidak dapat dipungkiri, akses keuangan punya peran penting dan besar dalam menopang pertumbuhan ekonomi. Akan tetapi, sejauh ini, masih banyak kendala pada sektor jasa keuangan, yang tetap dirasakan kalangan middle-end, termasuk pelaku usaha mikro. “Yang hingga kini menjadi permasalahan masyarakat middle-end dan pelaku usaha mikro adalah akses keuangan,” tandas Sarwono, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional 2 Jabar, pada sela-sela Sosialisasi Peraturan OJK (POJK) tentang Literasi dan Inklusi Keuangan di Aryaduta Hotel, Jalan Sumatera Bandung, Selasa (16/5).

Sarwono mengakui bahwa akses pembiayaan bagi masyarakat middle end termasuk pelaku usaha mikro, masih kecil. Dia menyatakan, semestinya, perbankan, jangan hanya berpikir bagaiaman meraih keuntungan tetapi berisiko kecil. “Industri jasa keuangan, termasuk perbankan, harus mengkreasi produk dan strategi dalam hal akses keuangan. Ini supaya akses pembiayaan semakin terbuka,” lanjutnya.

Soal edukasi dan sosialisasi literasi-inklusi keuangan, Sarwono menegaskan, sejauh ini, pihaknya terus melakukannya. Namun, sahutnya, agar hasilnya maksimal, perlu adanya kolaborasi seluruh elemen, tidak hanya pemerintah, tetapi juga pelaku industri jasa keuangan.

Masih minimnya akses pembiayaan dan keuangan pun diakui Kepala Departemen Literasi OJK, Agus Sugiarto. Dia mengungkapkan, hingga kini, banyak kalangan masyarakat middle-end, termasuk pelaku usaha mikro, yang tidak punya akses keuangan untuk permodalan. Padahal, tegasnya, terbukanya akses keuangan dapat menaikkan tingkat kesejahteraan. (win)

Komentar

komentar