Home » Bandung Raya » Wujudkan Rumah-rumah Tapak di Daerah Terdampak Banjir

Wujudkan Rumah-rumah Tapak di Daerah Terdampak Banjir

JABARTODAY.COM – BANDUNG Hasil penggalangan dana oleh Wali Kota Bandung Ridwan Kamil pada saat bencana banjir bandang di Garut dan Sumedang beberapa waktu lalu, akan segera diwujudkan menjadi rumah-rumah tapak dengan model RISHA. Rumah tersebut bagian dari proses rekonstruksi yang dilakukan oleh lembaga filantropi, Dompet Dhuafa.
Kamil menyalurkan bantuannya senilai Rp 1,07 miliar melalui lembaga tersebut karena dinilai kredibel dalam mengelola dana-dana bantuan dari masyarakat. Penyaluran bantuan itu dikerjasamakan dalam sebuah perjanjian yang ditandatangani Ridwan Kamil dengan Presiden Direktur PT Dompet Dhuafa Corpora Ismail Agus Said di Pendopo Kota Bandung, Jumat (14/4).
Emil, demikian dirinya disapa, menuturkan, kerja sama itu merupakan lanjutan dari bantuan kebencanaan yang tempo hari telah disalurkan. Pada tahap pertama, bantuan dikhususkan untuk penanganan kebencanaan. Selebihnya digunakan untuk tahap rekonstruksi. “Kami kan tidak punya pengalaman dalam membangun di daerah kebencanaan. Oleh karena itu kita titipkan melalui Dompet Dhuafa yang sudah berpengalaman membangun rumah-rumah untuk pengungsi secara permanen,” tutur Emil.
Dia menambahkan, jumlah rumah yang bisa dibangun dengan dana yang disalurkan bisa mencapai 12-14 rumah. Bangunan tersebut diperkirakan akan bisa selesai dalam kurun waktu 1-2 bulan. “Kalau sudah selesai tentulah kita akan dokumentasikan sebagai pertanggungjawaban kepada warga internet (netizen),” kata Emil.
Secara keseluruhan, proses rekonstruksi pasca bencana yang dilakukan Dompet Dhuafa akan berjumlah 45 rumah tapak. Jumlah tersebut ditambahkan dengan donasi yang diberikan pihak lain.
Presiden Direktur Dompet Dhuafa Corpora Ismail Agus Said menyatakan, rumah-rumah itu akan dibangun penerima manfaat sendiri. Dengan pelatihan dan pemberdayaan, para penerima manfaat turut ambil bagian dalam proses rekonstruksi ini. “Bantuan nanti tidak hanya untuk bangunan rumah saja, tapi kita alokasikan juga untuk inkubasi bantuan ekonomi, dan untuk pemulihan di Sumedang,” tutur Ismail.
Saat ini, ada 6 unit rumah yang telah berdiri. Pembangunan rumah lainnya akan dilakukan secara bertahap. “Satu unitnya kurang lebih sepuluh hari. Kami juga berikan apresiasi kepada Pak Ridwan Kamil karena beliau berhasil mengumpulkan Rp 1 miliar sendirian hanya dalam waktu dua minggu,” tutup Ismail. (koe)

Komentar

komentar