Home » Bandung Raya » Presiden Apresiasi Teras Cihampelas

Presiden Apresiasi Teras Cihampelas

Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Ny Iriana Joko Widodo mendengarkan penjelasan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil tentang ide awal Teras Cihampelas, saat kunjungan dinas di Bandung, Rabu (12/4). Presiden mengapresiasi langkah Kota Bandung dalam penanganan pedagang kaki lima. (jabartoday/eddy koesman)

JABARTODAY.COM – BANDUNG Agenda kunjungan Presiden RI Joko Widodo di Kota Bandung, Rabu (12/4), salah satunya meninjau Teras Cihampelas. Ratusan anak sekolah menyanyikan lagu Halo-Halo Bandung mengiringi kehadiran Presiden Jokowi yang dibalas lambaian tangan orang nomor satu di Indonesia itu.

Sepanjang perjalanan di Teras Cihampelas, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menceritakan tentang inovasi pengadaan infrastruktur untuk pejalan kaki pertama di Indonesia itu. Mulai dari proses konstruksi hingga proses operasionalisasi oleh para pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Cihampelas.
Kamil memaparkan, area yang didesain untuk penataan PKL itu mampu menertibkan 192 pedagang yang dulu berjualan di trotoar Jalan Cihampelas. “Prinsip kami dalam penataan PKL adalah membina, bukan membinasakan. Kami selalu merelokasi PKL setelah ada tempatnya dulu, jadi bukan menggusur, hanya menggeser,” jelas Emil.
Sepanjang perjalanan itu, Jokowi juga sempat berinteraksi dengan beberapa pedagang, salah satunya adalah pedagang kuliner. Presiden dan rombongan berbincang-bincang ringan tentang dagangan yang dijajakan.
Presiden amat mengapresiasi langkah yang dilakukan Ridwan Kamil dalam menata kotanya. Menurutnya, penataan tersebut sangat rapi dan apik. “Saya sangat menghargai sekali,” tukas Jokowi.
Menurut Presiden, apa yang dikerjakan Kota Bandung dalam memberikan sebuah penghargaan kepada pedagang kaki lima sangat baik. Tak hanya itu, penataan tempat, dinilai Presiden, sangat rapi dan menjadi daya tarik bagi wisatawan domestik maupun internasional.
Jokowi mengaku senang melihat interaksi publik yang baik antara pedagang dengan warga. Pemerintah Kota dianggap jeli memanfaatkan ruang yang tersedia untuk kepentungan publik. “Saya kira itu penataan yang betul-betul diperhatikan oleh Kota Bandung,” ucap Presiden.
Jokowi mengharapkan agar inovasi seperti ini bisa ditiru daerah lain di Indonesia. Infrastruktur ini bisa menjadi contoh bagi kota yang tidak memiliki lahan untuk penataan PKL. “Saya kira meng-copy itu paling mudah. Datang, lihat, udah copy saja,” pungkas Presiden. (koe)

Komentar

komentar