Home » Ekonomi » Transaksi Resi Gudang Sentuh Rp 20 Miliar

Transaksi Resi Gudang Sentuh Rp 20 Miliar

Bank IndonesiaJABARTODAY.COM – BANDUNG
Berbagai upaya terus dilakukan pemerintah untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional, termasuk para petaninya. Adalah Bank Indonesia Perwakilan Wilayah VI Jabar-Banten sebagai salah satu komponen penting yang turut melakukannya. Caranya, mendorong optimalisasi transaksi Sistem Resi Gudang (SRG), khususnya, pada sentra-sentra pertanian di Jabar-Banten.
 
Manager Divisi Akses Keuangan UMKM dan Komunikasi Kantor BI Jabar Eka R Sunarya menjelaskan, di kawasan dan wilayah yang termasuk sentra pertanian, skema transaksi resi gudang merupakan sistem yang tepat. Pasalnya, jelas dia, hasil pertanian para petani dapat menjadi agunan skema pembiayaan atau kredit perbankan.
 
Eka meneruskan, skema SRG dapat meringankan para petani untuk memperoleh fasilitas kredit. Itu karena, lanjutnya, melalui skema resi gudang, suku bunga kredit rendah, yaitu 6 persen. “Pemerintah memberi subsidi bunga. Jadi, suku bunganya tidak melebihi 6 persen. Ini sudah ditetapkan pemerintah dan yang terendah dalam skema pembiyaan perbankan,” papar Eka.
 
Secara keseluruhan, sebut Eka, di Jabar, pertumbuhan nilai transaksi resi gudang tidak terlalu cepat. Akan tetapi, lanjutnya, terjadi pertumbuhan. Di Jabar, ujarnya, kenaikan transaksi resi gudang terjadi di Cianjur dan Indramayu. Itu terjadi, terangnya, karena Indramayu dan Cianjur sudah memanfaatkan sistem resi gudang. “Kami harap, kota-kabupaten lain di Jabar dapat melakukan hal yang sama seperti Indramayu dan Cianjur,” tambah Eka.
 
Secara nilai, sebut Eka, transaksi sistem resi gudang di Jabar, angkanya tergolong tinggi. Nilainya, imbuh Eka, pada akhir 2013, mencapai Rp 20 miliar. Angka itu dicatat oleh PT Bank Pembangunan Daerah Jabar-Banten Tbk atau bank bjb. Pasalnya, ungkap Eka, sejauh ini, peran lembaga perbankan menangani sistem resi gudang masih minim. “Di Jabar, bank bjb menjadi perbankan yang paling besar menggarap sistem resi gudang,” seru dia.  (VIL)

Komentar

komentar