Home » Ekonomi » Jasa Sarana Investasikan Rp 875 Miliar

Jasa Sarana Investasikan Rp 875 Miliar

panoramicJABARTODAY.COM – BANDUNG

Untuk memenuhi kebutuhan perumahan, utamanya, perumahan vertikal, semisal rumah susun atau apartemen, bagi PT Jasa Sarana, hal itu merupakan sebuah peluang untuk mengembangkan sayap bisnisnya. Karenanya, lembaga BUMD Jabar tersebut menyiapkan berbagai strategi. Di antaranya, berencana membangun 5 tower apartemen di Bandung.

“Hingga dua tahun mendatang atau 2015, kami berencana membangun 5 tower apartemen. Sejauh ini, kami menuntaskan satu tower, yaitu Tamansari Panoramic,” ujar Direktur Utama PT Jasa Sarana, Soko Shandy Buwono, pada Topping Off Tamansari Panoramic Apartement, Kamis (7/11).

Pria asal Surabaya ini meneruskan, jika mengacu pada rencana hingga 2015, pihaknya tinggal membangun empat tower apartement. Diutarakan, dua di antaranya berada pada kawasan Tamansari Panoramic. “Dua lainnya, kami bangun pada titik lain. Pastinya, dua titik lain itu di Kota Bandung,” ucap Soko.
         
Untuk merealisasikan rencana itu, ungkap Soko, pihaknya, yang baru pertama kalinya merambah sektor properti, bersiap melakukan kemitraan dengan perusahaan lain. Sebagai contoh, sebut dia, proyek Tamansari Panoramic merupakan kolaborasi antara PT Jasa Sarana, Wika Reality, yang tidak lain adalah anak perusahaan PT Wika Karya, dan PT Jabar Propertindo. “Kami berperan sebagai penyedia lahan,” jelasnya.
         
Soko menyatakan, pada sektor properti, pihaknya memiliki segmen pasar. Adalah kalangan menengah, tuturnya, yang menjadi target pasar PT Jasa Sarana dalam pengembangan bisnis properti.
         
Lalu, mengapa apartemen? Soko menjelaskan, pihaknya punya komitmen mengembangkan vertical house. Dasarnya, ketersediaan lahan yang kian sedikit ditambah harga jual lahan yang terus meninggi.
         
Mengenai kawasan Bandung yang menjadi bidikan dalam mengembangkan properti, Soko mengutarakan, pihaknya menjadikan kawasan Bandung Timur sebagai area pengembangan bisnis barunya tersebut. Pasalnya, dalih Soko, kawasan itu berpotensi terus berkembang. “Beragam pembangunan terfokus pada Bandung Timur. Di antaranya, pengembangan Stadion Gedebage, tol, serta berbagai infrastruktur lainnya,” terang Soko.
         
Berkenaan dengan nilai investasi, Soko mengakui bahwa angkanya sangat besar. Menurutnya, nilai investasi setiap tower apartemen sekitar Rp 175 miliar. Jadi, jelasnya, jika PT Jasa Sarana membangun 5 tower, berarti, nilai investasinya dapat mencapai Rp 875 miliar. (VIL)

Komentar

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.