Home » Ekonomi » Iuran JHT Jamsostek Terkecil di Asia

Iuran JHT Jamsostek Terkecil di Asia

Jamsostek

Jamsostek

JABARTODAY.COM – BOGOR

Meningkatkan kesejahteraan para tenaga kerja menjadi sebuah misi yang diemban PT Jamsostek (Persero). Salah satu upayanya dengan merubah wajah menjadi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan pada Januari 2014 mendatang dan menggulirkan program Jaminan Hari Tua (JHT) bagi para pesertanya.

Meski begitu, jika dibandingkan dengan beberapa negara Asia lainnya, iuran program JHT yang digulirkan PT Jamsostek termasuk paling rendah. “Benar. Iuran JHT di Indonesia paling kecil di wilayah Asia,” ujar Kepala Kantor Wilayah Jawa Barat PT Jamsostek, Teguh Purwanto, di Bogor, akhir pekan lalu.

Teguh menyebut, beberapa negara kawasan ASEAN yang iuran JHT-nya lebih tinggi daripada Indonesia adalah Malaysia. Iuran JHT di Negeri Jiran tersebut mencapai 23%. “Komposisinya, 12 persen menjadi tanggungan pengusaha, sisanya, 11 persen ditanggung pekerja,” jelasnya.

Negara lainnya, sambung Teguh, adalah Singapura. Bahkan, iuran JHT di Negeri Singa itu lebih besar daripada Malaysia. Lain halnya dengan di Indonesia. Iuran JHT, kata Teguh, baru sebesar 5,7%. Melihat kondisi itu, PT Jamsostek mengajukan usul kepada pemerintah untuk menaikkan iuran JHT. “Kami ingin iuran JHT Naik menjadi 8-10 persen. “Tujuannya, untuk meningkatkan kesejahteraan para tenaga kerja, khususnya, yang menjadi peserta PT Jamsostek,” jelas Teguh.

Menurutnya, naiknya iuran JHT dapat berefek positif. Pasalnya, terang dia, hal itu berarti setiap peserta PT Jamsostek memiliki nilai tabungan yang jauh lebih besar. Hal itu, imbuh dia, dapat membuat kesejahteraan para pesertanya lebih terjamin dan bermafaat ketika yang bersangkutan memasuki masa tua. (VIL)

Komentar

komentar