Home » Ekonomi » Rupiah Melemah, Pelaku UMKM Bisa Gulung Tikar

Rupiah Melemah, Pelaku UMKM Bisa Gulung Tikar

dollarJABARTODAY.COM – BANDUNG

Sejak beberapa hari terakhir, kurs mata uang rupiah terhadap dollar melemah. Bahkan, angkanya menembus Rp 11.000/US dollar. Melihat kondisi itu, pemerintah perlu melakukan berbagai langkah strategis. Tujuannya, melakukan dan menjaga stabilisasi nilai tukar rupiah sekaligus mengantisipasi terjadinya inflasi, utamanya, produk-produk impor.

Ternyata, pelemahan rupiah tersebut juga berpotensi berefek negatif pada para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). “Terutama, UMKM yang memerlukan low material impor dapat terpengaruh pergerakan rupiah yang kini melemah,” ujar Ketua Komisi Tetap Kadin Jabar Bidang Perdagangan Luar Negeri, Yusuv Sukhyar, di sela-sela Silaturahmi Dunia Usaha Jabar di Grand Royal Panghegar, Minggu (25/8) malam.

Yusuv menjelaskan, para pelaku UMKM yang berpotensi terkena efek itu adalah yang kebutuhan low material-nya 60% impor. Selain itu, sambungnya, para pelaku UMKM yang memiliki kontrak kerja ekspor-impor berjangka pendek. “Karena beban operasional mereka, kian berat,” singkatnya.

Bahkan, dirinya memprediksi, para pelaku UMKM tersebut, yang jumlahnya mencapai ribuan, kondisinya dapat memprihatinkan. “Katakanlah, menembus Rp 12.000 per dollar. Jika itu terjadi, para pelaku UMKM itu dapat terancam gulung tikar,” ungkapnya.

Seperti dituturkan Yusuv, ada beberapa sektor yang terkena dampak pelemahan rupiah, diantaranya tekstil. Itu disebabkan adanya sejumlah low material yang impor. Seperti, bahan kimia untuk pencelupan. (ERA)

Komentar

komentar