Home » Bandung Raya » Baru 25 Persen Drainase di Kota Bandung Diperbaiki

Baru 25 Persen Drainase di Kota Bandung Diperbaiki

ridwan kamilJABARTODAY.COM – BANDUNG

Pemerintah Kota Bandung sangat concern masalah banjir yang terjadi di kota ini. Salah satu upaya Pemkot menanggulangi banjir adalah dengan mengerahkan Pasukan Gorong-gorong yang bertugas mengeruk sungai dan perbaikan drainase.

Meski begitu, upaya Pemkot Bandung belum menunjukkan hasil maksimal karena banjir masih melanda, seperti yang terjadi di wilayah Astana Anyar, Pasteur, Soekarno-Hatta, BTC, Supratman, dan wilayah lainnya.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengaku, pasukan gorong-gorong yang dibentuknya belum bisa mengatasi banjir karena secara teori tata kota, butuh waktu hingga tiga tahun. Belum ditambah, perilaku warga yang belum ingin menjaga lingkungannya. “Banjir masih terjadi di Kota Bandung karena masih banyak warga membuang sampah ke sungai, bahkan barang-barang besar dibuang ke sungai,” ujar Ridwan, Minggu (8/12).

Maka itu, lanjutnya, dalam mengatasi banjir diperlukan kerjasama antara pemerintah kota dengan warga Kota Bandung. “Kalau tidak didukung dan dibantu, bebas banjir memerlukan waktu yang lama,” seru Ridwan.

Selain itu, ditambahkan Ridwan, masyarakat pun harus ikut menunjang program pemerintah dan turut berperan aktif seperti mendukung program sejuta biopori. “Sejuta biopori harus bisa diwujudkan, jadi di setiap RT (rukun tetangga) ada sekitar 120 lubang biopori,” imbuh Emil, sapaan akrabnya.

Disinggung perihal perbaikan drainase, Emil menyampaikan, hingga kini baru 25% drainase di Kota Bandung yang diperbaiki. Ia menargetkan dalam 3 tahun, seluruh drainase di Kota Kembang sudah beres. (VIL)

Komentar

komentar